Cari di Blog Ini

Rabu, 08 Oktober 2014

Indonesia Tandatangani Proyek Pembuatan Jet Tempur Generasi 4,5

Proyek pengembangan pesawat jet tempur generasi 4,5 yang diberi nama KFX/IFX dimulai lagi kelanjutannya. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama produksi bersama 50 unit jet tempur KFX/IFX antara Indonesia dan Korea Selatan pada Senin, 6 Oktober 2014.

Jet Tempur KFX/IFX. PROKIMAL ONLINE Kotabumi Lampung Utara
Jet Tempur KFX/IFX.
Indonesia-Korsel Teken Proyek Pembuatan 50 Pesawat Tempur.

Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan 50 pesawat tempur dengan pemerintah Korea Selatan pada Senin, 6 Oktober 2014. Melalui Kementerian Pertahanan, Indonesia bersepakat melanjutkan program pembangunan bersama proyek pesawat tempur modern KFX/IFX dalam Defense Acquisition Program Administration (DAPA). Kemampuan pesawat tempur teknologi generasi 4,5 ini diklaim lebih baik dibanding F-16 dan Sukhoi yang sudah dimiliki Indonesia. "Yang ini setara dengan pesawat F-22 atau Raptor dari Amerika Serikat," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin (6/10/2014).

Tahap pertama proyek, yaitu technology development, telah selesai dilakukan pada Desember 2012. Tahap berikutnya, engineering and manufacturing development, kini dimulai. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2023. "Nanti, dari enam prototype, satu prototype akan dibuat di Indonesia," katanya.

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin menambahkan, proyek pembuatan pesawat tempur ini menelan anggaran sebesar US$ 8,5 miliar atau sekitar Rp 8,5 triliun. Indonesia dan Korsel menyepakati development cost share 20 persen dari Indonesia. Sedangkan 80 persen dari Korsel. "Berarti sekitar Rp 16 triliun."

Menurut Purnomo, Korea Selatan dipilih sebagai mitra kerja sama karena memiliki pengalaman yang baik dengan Indonesia. Pasalnya, tak semua negara bersedia melakukan transfer teknologi tersebut.

Sebelumnya, Indonesia bersama Korsel membangun empat landing platform dock. Dua di antaranya dibuat di Indonesia. "Ini bukti bahwa pemerintah mereka punya sincerity atau keikhlasan untuk mentransfer teknologi di industri pertahanan."

www.tempo.co


1 komentar:

Nano Arno mengatakan...

Proyek pembuatan jet tempur kfx/ifx harus di percepat, bila korea menunda terus kapan pesawat itu akan siap di buat, bila perlu minta negara lain yg bisa membuat pesawat tempur, seperti russia, minta untuk ToT..