Cari di Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label SIPRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SIPRI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2014

Top 5 Negara Dengan Anggaran Militer Terbesar Di Dunia

Peringkat teratas 5 negara dengan anggaran militer terbesar di dunia diduduki oleh Amerika Serikat (USD 640 miliar), China (USD 188 miliar), Rusia (USD 87 miliar), Arab Saudi (USD 67 miliar), dan Prancis (USD 61,2 miliar). Peringkat lima negara dengan anggaran belanja militer terbesar di duni ini disusun oleh lembaga Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada sebuah laporan berjudul Military Expenditure Database.

US Army. Prokimal Online Kotabumi Lampung Utara
US Army.
5 Negara dengan belanja militer terbesar di dunia.

Negara-negara besar dunia tentu mempunyai kekuatan militer yang kuat. Kekuatan militer itu juga tak lepas dari persenjataan yang dimiliki masing-masing negara. Seperti dilansir dari data terbaru Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) Military Expenditure Database, tren belanja di dunia militer meningkat sejak tahun 2013. Secara keseluruhan ada 15 negara yang masuk ke dalam data SIPRI yang dirilis pertengahan April 2014 tersebut. Data dari SIPRI ini merupakan pengeluaran belanja militer negara secara keseluruhan melalui penghitungan di produk domestik bruto (PDB) yang didapatkan dari data resmi milik Dana Moneter Internasional (IMF). Data ini telah dikumpulkan sejak Oktober 2013 silam.

Berikut lima negara dengan belanja militer terbesar di dunia:

1. Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan negara yang melenggang di urutan pertama dari lima belas negara dunia lainnya yang paling banyak melakukan belanja militer. Pada tahun 2013 lalu, Amerika menghabiskan dana sebanyak USD 640 miliar untuk berbelanja. Namun pengeluaran militer Amerika itu dinilai menurun sebanyak 7,8 persen secara riil pada tahun 2013 daripada data-data tahun sebelumnya. Menurunnya pengeluaran belanja itu disebut-sebut erat kaitannya dengan Operasi Militer Kontijensi Amerika beberapa waktu lalu di Afghanistan dan Irak. Tampaknya Amerika harus fokus melakukan operasi militer dan sedikit menghemat pengeluarannya. Amerika masih konsisten sejak tahun 2012, tetap berada di posisi teratas dari lima negara besar terkait besarnya pengeluaran untuk belanja militer.

2. China
China yang menempati urutan kedua setelah Amerika Serikat, justru dianggap meningkat sebesar 7,4 persen dalam pengeluaran militernya dibanding tahun 2004. Negara ini menghabiskan dana sebesar USD 188 miliar selama tahun 2013. Selain persoalan dana itu, China rupanya juga sudah dianggap lebih tegas dalam beberapa kurun waktu terakhir terkait perselisihan teritorial dengan Jepang di Laut China Timur dan dengan Filipina serta Vietnam di Laut China Selatan. Masalah perselisihan teritorial itu dianggap menambah ketegangan militer China dan meningkatkan pengeluaran belanja militernya. Sejak tahun 2012 silam, China juga tetap konsisten berada dalam nominasi negara dengan belanja militer terbesar setelah Amerika Serikat.

3. Rusia
Rusia yang berada di posisi ketiga ini belanja militernya meningkat sebesar 4,8 persen. Menurut SIPRI, beban militer Rusia sebenarnya sudah melebihi Amerika Serikat sejak 2003 silam. Pengeluaran Rusia terus meningkat karena terus menerapkan negaranya untuk menjadi negara yang mempunyai peralatan perang canggih sejak 2011 silam. Rusia berencana akan menghabiskan sebesar USD 87 miliar. Tujuan negara Rusia ini juga tak main-main. Mereka ingin mengganti 70 persen peralatan militernya dengan senjata modern sampai dengan tahun 2020 mendatang. Rusia juga masih setia di urutan ketiga di bawah Amerika Serikat dan China sejak 2012 silam.

4. Arab Saudi
Negara onta ini menjadi pusat perhatian dunia militer sejagad. Sebab Arab Saudi yang sebelumnya tak masuk lima besar kini tiba-tiba naik ke posisi empat setelah Rusia. Arab diketahui telah meningkatkan belanja militernya sebanyak 14 persen dibandingkan 2004. Belanja militernya telah menghabiskan dana sebanyak USD 67 miliar. Tahun 2012 silam, Arab masih menempati posisi ketujuh dari lima belas negara dunia dengan pengeluaran belanja militer terbesar.

5. Prancis
Prancis harus turun derajat belanja militernya dari Arab Saudi. Sebabnya pada data 2012 silam justru Prancis masih berada di posisi keempat seperti Arab Saudi saat ini. Penurunan belanja militer Prancis ini disebut sama seperti Inggris, Italia, Brazil, Australia dan Kanada. Tak ada keterangan resmi dari belanja militer milik Prancis, namun pada semenjak tahun 2013 negara ini telah menghabiskan dana sebesar USD 61,2 miliar saja.

www.merdeka.com

Rabu, 19 Maret 2014

Peringkat 5 Negara Eksportir Senjata Terbesar Dunia

Amerika Serikat dan Rusia tercatat sebagai dua negara yang paling banyak mengekspor senjata dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Peringkat pertama sebagai negara penyedia kebutuhan senjata dunia diduduki Amerika Serikat dengan angka 29 persen, peringkat kedua diduduki Rusia dengan angka 27 persen.

Rudal S-300 buatan Rusia. Prokimal Online Kotabumi Lampung Utara
5 Negara Top Eksportir Senjata Dunia.

Amerika Serikat dan Rusia menjadi dua negara yang menyediakan lebih dari separuh total ekspor peralatan militer di seluruh dunia dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini. Informasi ini berdasarkan data industri pertahanan yang disusun oleh SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute) yang diterbitkan pada Senin (17/3/2014) lalu.

Amerika Serikat menduduki peringkat pertama sebagai negara pengekspor produk persenjataan dengan menyediakan 29 persen kebutuhan senjata dunia dalam periode lima tahun hingga 2013 lalu, sementara Rusia berada di peringkat kedua dengan angka 27 persen. Jerman berada di posisi ketiga dengan angka 7 persen, diikuti oleh China (6 persen) pada peringkat keempat yang mengalahkan Prancis (5 persen) yang duduk pada peringkat lima.

Laporan dari SIPRI tersebut mencatat bahwa volume perdagangan senjata Rusia cenderung meningkat meskipun negara ini dalam kesulitan ekonomi. Secara khusus, peningkatan angka tersebut banyak dipengaruhi oleh angka impor senjata India yang naik lebih dari dua kali lipat dalam dekade terakhir. Rusia memasok 75 persen dari semua kebutuhan militer India dalam lima tahun terakhir. "Rusia telah mempertahankan tingkat ekspor senjata meskipun mengalami krisis industri persenjataan setelah periode Perang Dingin," kata Siemon Wezeman, seorang peneliti SIPRI.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa pesawat terbang militer merupakan bagian terbesar dari penjualan produk persenjataan AS. Sementara Rusia berfokus pada produk kapal perang dengan pembeli utamanya adalag India, China dan Aljazair.

Data yang diterbitkan pada hari Senin (17/3/2014) tersebut merupakan bagian dari buku tahunan SIPRI 2014 dengan data yang disusun dari sumber-sumber informasi publik mengenai transfer senjata internasional.

SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute) didirikan pada tahun 1966 sebagai lembaga independen untuk penelitian tentang konflik, persenjataan, pengawasan dan perlucutan senjata.

en.ria.ru