Cari di Blog Ini

Minggu, 19 Februari 2012

Satgas POM TNI pantau kecepatan kecepatan kendaraan UNIFIL di jalur perbatasan Lebanon-Israel

Satgas POM TNI pantau kecepatan kecepatan kendaraan UNIFIL di jalur perbatasan Lebanon-Israel
Pasukan TNI Pantau Jalur Panorama di Perbatasan Lebanon-Israel

Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) Brigadir Jenderal Julio Herrero Isla, meminta kepada Satgas POM TNI untuk memantau laju kendaraan UNIFIL yang melintas TP-37. TP-37 atau sering disebut Panorama yang bersebelahan dengan Blue Line atau perbatasan antara Lebanon dengan Israel. Disinyalir, kendaraan UNIFIL yang melintas pada jalur tesebut cenderung dengan kecepatan tinggi. Hal tersebut disampaikan oleh Dansektor Timur UNIFIL melalui COS (Chief Of Staff) yang disampaikan via lotus kepada Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., di Markas Sector East Military Police Unit, UN Posn 7-3, Lebanon Selatan, Jumat (17/2/2012).

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-D/Unifil, selalu siap untuk melaksanakan tugasnya selama 24 jam. Setelah menerima perintah dari Dansektor Timur UNIFIL, Dansatgas POM TNI langsung memerintahkan Pasi Ops Kapten Cpm Sutrisno dan Tim Bravo yang dipimpin Serma Mulyadi dengan anggota Serka Budi Santoso, Serka Mikson Riadi dan Pratu Feri Budianto Saragih untuk langsung meluncur dan memantau situasi di jalur Panorama.

Setelah tiba dilokasi dan melaksanakan pemantaun pada jalur TP-37 yang terkenal dengan sebutan Panorama, yang juga dijaga oleh prajurit-prajurit TNI yang berasal dari Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) yang bermarkas di Adshit Al Qusayr UN Posn 7-1 tersebut, memang kendaraan yang melintas pada jalur ini rata-rata dengan kecepatan tinggi baik pengendara sipil setempat maupun personel UNIFIL. Pada jalur yang pemandangannya cukup indah dan dapat memandang bukit-bukit Israel dengan jelas dengan jalan beraspal serta bebas hambatan, sehingga cenderung menggunakan kendaraan dengan kecepatan yang tinggi.

Dansatgas POM TNI Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., setelah menerima laporan dari Pasiops mengatakan, memang kita sebagai International Military Police (IMP) berkewajiban untuk memantau jalan yang sering digunakan/dilalui oleh pasukan UNIFIL sebagai penjaga perdamaian di Lebanon. Berkaitan dengan situasi pengguna jalan khususnya pasukan UNIFIL yang melintas di jalan TP-37 / Panorama, kedepan perlu dilaksanakan Check Point pada jalur tersebut.

Dengan adanya pemantauan dan pemeriksaan atau Check Point oleh prajurit-prajurit POM TNI, diharapkan para pengemudi atau pengendara UNIFIL dapat lebih berhati-hati. Dengan demikian, kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin sesuai dengan yang diharapkan Force Commander UNIFIL Major General Paolo Serra selama ini.

www.tribunnews.com


Tidak ada komentar: